Tuesday, May 3, 2016

Ternyata, Ada Batasan Aurat Wanita kepada Sesama Wanita

Tolong share -  Sahabat tolong share yang dimuliakan oleh Allah SWT, Aurat bagi umuat  manusia wajib ditutupi dari pandangan yang bukan mahramnya khususnya bagi Ummat Islam. Tidak hanya  saat melakukan shalat, namun di luar ibadah wajib itu pun aurat tidak boleh terlihat. Bagi muslimah, auratnya meliputi seluruh badan kecuali wajah dan kedua telapak tangan.



Bagian aurat ini terlarang terlihat oleh pria yang bukan muhrim. Namun tahu kah anda bahwa ternyata ada batas aurat wanita yang tidak boleh terlihat oleh wanita lainnya? Bahkan wanita harus memahami empat bagian penting dari batasan auratnya.  
Biasanya hal ini terjadi pada saat sesama wanita sedang berkumpul.  Mereka tidak sungkan auratnya terlihat wanita lain dengan alasan tidak menimbulkan syahwat. Padahal ada batas-batas aurat yang tidak boleh terlihat. Apa saja batas aurat itu? Berikut ringkasannya. 

Ustadz Muhammad Najihun.S.Thi yang dikutip dari Imam Nawawi di dalam kitab Nihayatuzein menjelaskan bahwa batasan aurat muslimah yang harus dipahami terbagi menjadi empat, baik terhadap mahram maupun yang bukan mahram.

Pertama, sesama mahram dan di kalangan muslimah boleh melihat tubuh muslimah, kecuali bagian antara pusar dan lutut namun juga harus melihat di tempat yang sepi seperti di rumah, kamar mandi, kamar pribadi. Tidak sedang di tempat umum atau bercampur yang bukan mahram dan muslimah non muslim.

Sebagaimana hadist yang diriwayatkan Abu Salamah Radhiyallahu ‘Anhu:  “Aku dan saudara ‘Aisyah datang kepada ‘Aisyah, lalu saudaranya itu bertanya kepadanya tentang mandi yang dilakukan oleh Nabi SAW. Lantas ‘Aisyah meminta wadah yang berisi satu sha’ (air), kemudian ia mandi dan mengucurkan air di atas kepalanya. Sementara antara kami dan beliau ada tabir”.

Al-Qadhi ‘Iyadh Rahimahullah berkata, “Yang nampak dari hadits tersebut adalah bahwa keduanya (yakni Abu Salamah dan saudara ‘Aisyah) melihat apa yang dilakukan oleh ‘Aisyah pada kepala dan bagian atas tubuhnya, di mana itu adalah bagian yang boleh dilihat oleh seorang mahram, dan ‘Aisyah adalah bibinya Abu Salamah karena persusuan, sementara ‘Aisyah meletakkan tabir untuk menutupi bagian bawah tubuhnya, karena bagian tersebut adalah bagian yang tidak boleh dilihat oleh mahram”.

Kedua, hendaklah seorang muslimah menutup seluruh badannya ketika bersama wanita non muslim. Ketiga, menuup seluruh badannya hingga kuku kaki ketika ada laki-laki yang bukan mahramnya. Keempat, menutup seluruh badannya kecuali telapak tangan dan wajah ketika shalat.

Ibnu Qasim Al Ghozzi berkata, “Aurat muslimah merdeka di dalam shalat adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan, termasuk dalam telapak tangan adalah bagian punggung dan dalam telapak tangan. Adapun aurat muslimah merdeka di luar shalat adalah seluruh tubuhnya. Ketika sendirian aurat muslimah adalah antara pusar dan lutut.” (Fathul Qorib, 1: 116).

Berdasarkan keterangan tersebut dapat dipetik pelajaran bahwa seorang muslimah yang menutup auratnya harus melihat dan memperhatikan situasi dan kondisi di mana dia berada. Dia juga harus memperhatikan bersama siapa dia saat itu.

Jika berada bersama muslimah sesama muslimah muslim lainnya, maka dia diperbolehkan membuka aurat kecuali bagian di antara pusar dan lutut. Namun, jika berada sesama wanita non muslim, maka dia tetap harus menutupi seluruhnya

Semoga artikel ini menambah pengetahuan sahabat tolong share, khususnya kaum hawa, dan terimakasih telah membacanya.

Monday, May 2, 2016

Nabi Muhammad SAW Sujud Syukur Saat Orang Ini Meninggal Dunia

Tolong share – Sahabat tolong share yang dimuliakan oleh Allah, Nabi Muhammad SAW merupakan suri tauladan yang patut dijadikan contoh bagi seluruh umat manusia khususnya umat muslim.  Dalam kesehariannya, Rasulullah selalu bertindak dengan akhlak terbaik. Salah satu sifat nabi yang patut diikuti adalah pandai bersyukur atas segala kondisi yang dialami.

Ilustrasi sujud syukur seseorang



Rosulullah bahkan sampai bersujud setiap kali menerima berita bahagia. Sujud ini pada hakikatnya adalah ungkapan terimakasih kepada Allah SWT yang dilakukan saat mendapatkan nikmat. Namun, tahu kah anda jika ternyata Rasulullah pernah sujud syukur saat salah seorang manusia meninggal dunia. 

Ia bahkan sampai disangka wafat karena lamanya melakukan sujud bahagia tersebut. Seberapa burukkah orang ini sehingga membuat Nabi bersujud dan bersyukur mendengar kematiannya? Siapa dia? Berikut informasinya 

Sebagaimana yang diriwayakan oleh HR Abu Daud dan Tirmizi, Abu Bakrah menuturkan bahwa sesungguhnya apabila datang kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sesuatu yang menggembirakan atau kabar suka, beliau langsung sujud terima kasih kepada Allah.

Nabi SAW pernah bersujud setelah doanya dikabulkan. Beliau meminta kepada Allah Ta’ala agar dapat memberikan syafaat kepada umat-umatnya. Maka beliau bersujud setelah doanya dikabulkan sebagai wujud syukur kepada Allah Ta’ala.

Beliau juga pernah bersujud lama di luar shalat hingga disangka wafat oleh ‘Abdurrahman bin ‘Auf. Peristiwa itu terjadi ketika beliau menerima kabar dari Malaikat Jibril bahwa Allah Ta’ala akan memberikan balasan kepada umatnya yang berkirim shalawat dan salam kepadanya.

Sebagaimana disebutkan dalam al-Futuh, Imam Abu Daud pernah meriwayatkan perkataan Imam Muhamamd bin Ishaq bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersujud ketika mendengar kabar kematian seseorang. Seberapa burukkah orang ini hingga membuat Nabi bersujud mendengar kematiannya?

Kabar tewasnya Abu Jahal dalam Perang Badar diterima oleh Nabi SAW dari seorang laki-laki yang menyatakan bahwa Abu Jahal tewas di tangan Mu'awwadz dan Mu'adzAbu (Riwayat Bukhari dan Muslim). Namun, beliau tidak langsung mempercayainya. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pun memerintahkan lelaki tersebut untuk bersumpah sebanyak tiga kali.

“Demi Allah, yang tiada Tuhan selain Dia. Aku sungguh melihat Abu Jahal terbunuh”, ucap laki-laki tersebut. Setelah kalimat sumpah itu diucapkan tiga kali, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pun bersujud.

Melihat konteks historis kehidupan pada masa Rosulullah, sujud syukur dilakukan ketika musuh-musuh Islam meninggal karena pada masa itu masih terjadi peperangan. Terbukti hadis yang dikeluarkan oleh Abu Daud terdapat dalam kitab jihad. Jihad pada masa nabi identik dengan angkat senjata sehingga kematian musuh-musuh Islam merupakan sesuatu yang menggembirakan.

Kejadian tewasnya Abu Jahal dan sujudnya Nabi sebagai wujud rasa syukur ini juga menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi umat Islam. Bahwa dalam proses menjalani hidup, ada orang-orang yang kematiannya ditunggu dan disyukuri oleh orang lain.

Sebab, ketiadaan mereka lebih diharapkan karena selama hidup orang tersebut tidak memberikan manfaat, justru madharat kepada diri dan sekitarnya. Padahal Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada umatnya melalui sabda beliau: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah)

Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim. Seorang Muslim lebih diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, bukan hanya mencari manfaat dari orang atau memanfaatkan orang lain. Ini adalah bagian dari implementasi konsep Islam yang penuh cinta, yaitu memberi.

Sujud syukur merupakan salah satu bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Tuhannya, yang telah dicontohkan oleh rasulullah dan para shahabatnya. Bukan hanya dicontohkan, Allahpun telah memerintahkan kepada hambanya untuk bersyukur.

Janganlah kita selalu memandang banyaknya materi yang dimiliki atau didapat menjadikan seseorang untuk melakukan sujud syukur, tetapi kita harus memulainya dari hal-hal yang kecil yang justru sering terlupakan oleh kebanyakan orang.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat tolong share yang selalu setia membacanya hingga akhir, Terima kasih

Sentuh Titik Ini untuk Deteksi Kesehatan Jantung Anda, Layak Dibaca

Tolong share – Sahabat tolong share bagaimana kondisi kesehatannya? Semoga selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT, Penyakit yang menyerang jantung terkenal sangat mematikan. Bahkan 30 persen kematian di dunia di sebabkan oleh penyakit ini. Kerusakan terhadap organ pemompa darah ini memang sulit di deteksi. Gejala yang terjadi jarang diketahui oleh masyarakat. 



Pada banyak kasus ini, seseorang baru diketahui berpenyakit jantung setelah mengalami serangan dan mendapat perawatan. Bahkan beberapa diantaranya baru diketahui berpenyakit jantung setelah meninggal dunia.
Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kesehatan jantung. Cara tersebut bisa dilakukan  di mana saja dalam kondisi santai dengan menyentuh bagian tubuh ini. Seperti apa caranya? Berikut ulasannya.

Cara ini diteliti oleh tim ilmuan asal University of North Texas dan peneliti Jepang, Hasil penelitiannya kemudian dipublikasikan dalam jurnal yang Heart and Circulatory Physiology.

Ternyata, cara yang direkomendasikan untuk mendeteksi kesehatan jantung adalah dengan menyentuh ujung-ujung jari kaki. Caranya bisa dilakukan saat anda dalam keadaan santai, duduk selonjor ke depan, dan kemudian memegang unjung jari kaki dengan jemari anda.

Jika tangan anda serta bagian tubuh lain masih fleksibel saat menjangkau ujung jari kaki, maka jantung anda dapat dikatakan dalam kondisi sehat.

Sebaliknya, jika anda kesusahan melakukan ini, serta kesulitan menjangkaunya, maka anda disarankan untuk datang ke dokter spesialis untuk memeriksa kesehatan jantung anda. Terlebih, jika kesulitan menjangkau ujung jari kaki ini disertai dengan nyeri di bagian dada, dan keluar keringan dingin. Maka anda disarankan secepatnya memeriksakan kondisi kesehatan.

Sementara itu pada penelitiannya, para ilmuan melakukan percobaan terhadap 526 pastisipan yang berusia 20 sampai 83 tahun.  Para partisipan kemudian mengikuti tes sembari diukur tekanan darahnya, pembuluh artiri serta aktivitas jantungnya. 

Dari hasil pengukuran tersebut tim peneliti menemukan adanya korelasi antara tubuh yang tidak fleksibel dengan arteri yang tidak fleksibel pula. Ternyata para partispan yang tidak bisa mencapai ujung jari kakinya memiliki pembuluh darah yang kaku. Hal ini berarti jatung mereka tidak bisa bekerja maksimal sehingga kemampuan jantung menjadi kurang baik. Efeknya risiko penyakit antung meningkat. 

Dr Yamamoto menjelaskan, kendati teori antara hubungan otot punggung dan kaki dengan otot di dekat jantung masih samar-samar, tapi dengan adanya studi tersebut cukup membantu. Kekakuan otot punggung, kaki dan pembuluh jantung yang saling berhubungan tersebut dikarenakan komposisi kolagennya yang sama.

"Jika Anda bisa menyentuh jari kaki saat duduk lurus, jantung Anda berarti masih cukup baik. Tapi jika tidak bisa, mungkin Anda perlu mendatangi kardiolog," kata Dr Yamamoto.

Namun demikian, menurut Yamamoto tidak selamanya terjadinya kaku otot adalah pertanda penyakit jantung. Karena bisa saja hal itu disebabkan jantungnya kurang fit dan sehat saja dari yang seharusnya. Semoga informasi kesehatan ini bermanfaat bagi sahabat tolong share dan terimakasih sudah membaca.

Inilah 3 Kebiasaan yang Dapat Membawa Penyakit, No 1 Sering Kita Lakukan

Tolong share – Sahabat tolong share, Agama Islam telah mengatur seluruh aspek kehidupan para penganutnya. Urusan kesehatan juga tidak luput dari kajian agama yang dibawa Nabi Muhammad SAW ini. Bahkan setiap amalan yang diperintahkan, memiliki tujuan medis menjaga kesehatan manusia.



Sebaliknya, sesuatu yang dilarang sebenarnya juga demi menjaga kebaikan manusia itu sendiri. Jika dikaji dengan penelitian ilmiah dan medis, tampak bahwa Allah SWT melarang manusia sebagai bentuk kasih sayang-Nya. Agar manusia selalu menjaga diri dan tidak menyakiti tubuhnya sendiri.

Namun manusia kerap kali mengabaikan hal-hal yang menjadi kebiasaan buruk yang dilarang agama. Padahal, tidak hanya penyakit fisik, kebiasaan-kebiasaan ini juga akan menimbulkan munculnya penyakit hati. Selain ancaman neraka, tiga kebiasaan ini juga akan  membawa penyakit. Apa saja, berikut ulasannya. 

Yang Pertama, Banyak Bicara
Ada ungkapan yang mengatakan bahwa lidah yang tidak bertulang akan lebih tajam dari pada pedang. Ya, ungkapan demikian memang benar. Lihat saja, berapa banyak permusuhan yang terjadi karena ucapan yang dikeluarkan oleh lidah. Lihat saja banyaknya peperangan yang terjadi hanya karena lisan. Banyak bicara merupakan sikap berlebihan yang paling banyak terjadi dan paling besar pengaruhnya. 

Dari Abu Hurairah Rådhiyallåhu ‘anhu berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau diam.” [HR. Al-Bukhari dalam al-Adab hadits (6018) dan Muslim hadits (47).]

Nabi Muhammad SAW sangat kuatir umatnya terkena bahaya lidah, Ia selalu memperingatkan kita agar selalu menjaga hal itu.  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda “Tidak ada yang melemparkan manusai ke neraka kecuali hasil yang dipetik dari lidah mereka.” [HR. Ibnu Majah dalam al-Fitan hadits (3973). 

Abu Hatim bin Hibban Rahimahullah berkata: “Diantara kesalahan paling besar yang dapat merusak kesehatan jiwa dan merusak kebagusan hati, adalah banyak bicara walaupun perkataaan tersebut boleh dibicarakan. Seseorang tidak akan bisa memiliki sifat diam kecuali dengan meninggalkan perkataan yang boleh untuk dibicarakan.” [Raudhat al-‘Uqala’ wa nazhat al-Fudlala’, Ibnu Hibban hal. 48]

Yang Kedua, Banyak Tidur 
Banyak tidur juga akan membawa penyakit. Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya agar tidur sesuai kebutuhan dan tidak berlebih-lebihan.

Hal ini ditegaskan Allah SWT QS Adz-Szariyat : 17-18 yang artinya: “Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” (QS Adz-Szariyat : 17-18). 

Ternyata hal ini sudah teruji dengan penelitian dari Profesor Jim Horne dari Sleep Research Centre di University of Loughborough. Ia mengatakan dalam penelitiannya bahwa tidur lama justru lebih dapat mempersingkat masa hidup. Studi ini dilakukan kepada lebih dari satu juta orang. Terbukti mereka yang tidur lebih banyak lebih cepat alami kematian dibanding mereka yang tidur sedikit. 

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat. Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih bereksan. Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).” (QS Al Muzzamil : 1-7)

Yang Ketiga, Banyak Makan
Banyak makan juga bisa menyebabkan banyak penyakit. Manusia dianjurkan untuk tidak terlalu kenyang, namun hanya sekedar makan untuk menegakkan punggungnya Jika tidak bisa, maka makanlah sepertiganya untuk makanan, sepertiganya untuk minuman, dan sepertiganya untuk napasnya.

Rosulullah SAW bersabda: ”Orang yang paling banyak kenyang di dunia adalah yang paling lama lapar di akhirat.” (HR Al Bazzar).

Al Imam Ash Shon’ani rohimahullohu berkata: ”Hadist ini menunjukan atas tercelanya banyak makan dan kenyang karena menimbulkan berbagai penyakit dan memberatkan seseorang untuk melaksanakan hukum syar’i/ ibadah.”

Dalam segi medis banyak makan bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit seperti kegemukan, kolesterol tinggi, mudah lupa atau pikun. Tidak sedikit manusia yang meninggal dunia akibat berlebihan mengkonsumsi makanan.

Demikian ulasan informasi tentang 3 Kebiasaan yang Dapat Membawa Penyakit. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca sahabat tolong share yang selalu setia dan terimakasih sudah berkunjung.

Mitos Foto Bertiga, Benarkah yang Ditengah Akan Mati Lebih Dulu?



Tolong share – Sahabat tolong share yang dimuliakan oleh Allah SWT, Foto bertiga masih dianggap sebagai pamali oleh sebagian kalangan. Tindakan ini dipercaya bisa menyebabkan orang yang ditengah mengalami kesialan bahkan parahnya di percaya bisa menyebabkan kematian. Hal ini tentu merugikan bagi mereka yang menjalin persahabatan dengan hanya tiga orang, atau keluarga yang hanya memiliki satu orang anak saja. Pasalnya akan kesulitan mengabadikan moment kebahagiaan mereka dalam jepretan foto karena jumlahnya tiga orang.


Kepercayaan yang berkembang luas di Indonesia ini ternyata bukan berasal dari dalam negeri saja. Namun bersumber dari kepercayaan bangsa Vietnam yang mengeramatkan angka tiga. Negara ini mengalami akulturasi budaya yang besar ketika penjajahan, mereka mengambil mitos bahwa angka tiga membawa kesialan, hasilnya mitos foto bertiga pun lahir.
Mereka percaya bahwa angka-angka ini merupakan angka suci untuk Tuhan namun akan berdampak buruk jika dikaitkan dengan manusia. Kilatan yang muncul dipercaya akan mengambil jiwa mereka yang ada ditengah ketika berfoto bertiga.

Namun jika ditelaah dalam padangan Islam, maka tidak ada kaitannya antara foto bertiga dengan meninggalnya seseorang. Siapapun boleh saja berfoto bersama dengan orang lain tanpa harus menghindari jumlah tiga karena takut mendapat bencana.

Adab kesopanan dalam berfoto lah yang menjadi poin penting dan bukan jumlah orang yang berfoto. Bagi mereka yang mengumbar aurat saat sesi pemotretan tentu saja akan mendapatkan dosa yang pastinya harus dipertanggungjawabkan kelak.

Mulailah untuk menelaah setiap mitos yang berkembang dalam pandangan Islam. Karena jika tidak ada dasar Al-Quran dan hadist, maka hal itu bukanlah suatu kebenaran. Sesuai dengan QS. Al-Baqarah: 170 yang artinya.

“Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Ikutlah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab, “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapatkan dari (perbuatan) nenek moyang kami.” (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170).

Jika suatu ketika ada yang meninggal usai melakukan foto bertiga maka hal tersebut tidak ada kaitannya dengan mitos ini. Hal ini terjadi karena memang ajalnya sudah menjemput dan harus kembali kepada Allah SWT.

Semoga artikel ini menambah pengetahuan sahabat tolong share tentang mitos foto bertiga. Hanya Allah yang Maha Tahu Segala-galanya.

Sunday, May 1, 2016

Ternyata, Inilah Alasan Kenapa Tali Pocong Jenazah Harus DiLepas

Tolong share – Sabahat tolong share yang dimuliakan oleh Allah SWT, Masyarakat pada umumnya kerap kali menciptakan mitos-mitos yang akhirnya berkembang dan dipercaya secara turun temurun. Salah satu mitos yang berkembang adalah tentang jenazah yang menjadi hantu gentayangan karena kain kafan atau tali pocongnya tidak dilepas. Bahkan karena begitu populer di masyarakat, cerita tentang tali pocong kerap kali menjadi inspirasi dalam produksi film horor di tanah air.



Lantas benarkah jenazah yang tidak dilepas tali pocongnya akan gentayangan menjadi hantu? Pemahaman ini penting diketahui agar tidak berkembang mitos atau Khurafat yaitu menghubungkan suatu peristiwa yang terjadi dengan suatu perkara yang menutup akal. Lalu bagaimana kajian Islam secara syariah terkait melepas tali pocong setelah jenazah dikuburkan?
Melepas tali ikatan kain kafan setelah dikuburkan dianjurkan oleh sebagian besar ulama. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW melepaskan ikatan kain kafan dari jenazah Nu’aim bin Mas’ud saat dimasukan ke dalam kubur.  Demikian dengan apa yang diriwayatkan oleh al Atsram dari Ibnu Mas’ud berkata, ”Apabila kalian memasukan mayit kedalam lahad maka lepaslah ikatannya.” (Markaz al Fatwa No. 57585).

Sementara itu Imam Ar-Romli dalam kitabnya yang berjudul Nihayatul Muhtaj mengatakan, "Bila mayat sudah diletakkan di kubur, maka dilepaslah segenap ikatan dari tubuhnya berharap nasib baik yang membebaskannya dari kesulitan di alam Barzah, karenanya, makruh hukumnya bilamana ada sesuatu yang mengikat bagian tubuh jenazah baik jenazah anak-anak maupun jenazah dewasa,"

Berdasarkan referensi di atas dianjurkan untuk membuka ikatan kain kafan yang ada di kepala atau di kedua kaki. Akan tetapi dilarang untuk membuka wajah si mayit karena tidak ada hukum yang mendasarinya. Membuka wajah mayit hanya dibenarkan jika mayit tersebut meninggal dalam keadaaan ihram, pasalnya Allah SWT akan membangkitkannya kelak di hari kiamat dalam keadaan membaca Talbiyah (sedang mengerjakan haji).

Berdasarkan riwayat Imam Muslim  dikisahkan bahwa ada seorang pria jatuh dari onta lalu patah lehernya dan meninggal. Rasulullah SAW pun bersabda yang artinya : “Mandikanlah ia dengan air yang dicampur dengan daun bidara, kemudian kafani dengan kedua kain ihramnya, dan jangan tutupi kepalanya, karena Allah akan membangkitkannya kelak di hari kiamat dalam keadaan membaca Talbiyah (sedang mengerjakan haji).”

Sementara itu terkait anggapan orang-orang apabila ikatan-ikatan tali kafan tidak dilepaskan maka mayat itu akan bangun lagi atau menjadi pocong adalah anggapan kurafat yang tidak memiliki dasar hukum didalam agama bahkan bertentangan dengan aqidah islam.

Pada hakikatnya, seorang muslim yang sudah meninggal kembali ke Rahmatullah tanpa membawa apa-apa. Orang yang sudah meninggal, harus perlu dilepas semua yang melekat ditubuhnya, seperti pakaian luar-dalam, sepatu, dasi dan benda-benda bersifat duniawi lainnya. Tak hanya pakaian, perlu juga melepas apa saja yang menggantung, tersemat, atau melingkar seperti kalung, cincin, gelang, atau anting termasuk tali ikat kain kafan.

Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan sahabat tolongshare tentang Kenapa Tali Pocong Jenazah Harus Dilepas, dan terima kasih telah membacanya

Hati-Hati, Ditemukan Gumpalan Didalam Kemasan Minuman Ini

Tolong share – Sahabat tolong share apa kabar? Semoga selalu diberi kesehatan Oleh Allah SWT, Pembahasan kali ini mengenai kesehatan. Akhir-akhir ada berita tersebar tentang minuman yang didalamnya ada Gumpalan seperti lendirnya. Simak informasinya dibawah ini.



Kita sebagai orang tua harus lebih hati-hati dan waspada terhadap makanan atau minuman yg di konsumsi oleh buah hati kita terutama yang masih di balita. Banyak jajanan yang begitu menarik kemasannya sehingga sikecil tertarik untuk memakannya dan banyak pula minuman instan yang sudah kemasan dalam gelas atau botol plastik yang beredar dibpasar tradisional maupun supermarket besar. Kita sebagai orang tua wajib melihat tanggal Ekspired Date yang tercantum dalam kemasan dan juga daftar BPOM.
Dengan adanya kasus minuman keamasan dalam gelas plastik yang katanya terdapat lendir seperti kulit ayam kita sebagai orang tua sekaligus konsumen yang bijak harus mengamati terlebih dahulu sebab-sebab atau faktor-faktor adanya gumpalan tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan wartawan JelasBerita dimana kita melihat adanya laporan dari beberapa konsumen terkait ditemukannya gumpalan seperti lemak pada dasar Minuman Teh Dalam Kemasan Gelas Plastik  seperti yang dapat anda lihat pada foto tersebut. Penting bagi kita untuk selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi minuman yang bentuknya kemasan.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Merk Terkenal Teh Gelas merupakan bagian dari Perusahaan Group OT (baca= Orang Tua) yang juga memproduksi produk terkenal lainnya seperti Wafer Tanggo, Siket Gigi Formula, Minuman Kiranti, dll. Apakah ini produk gagal? tentu saja tidak bisa di bilang gagal jika kita pahami dan telusuri lebih jauh tentang penyebab atau faktor mengapa bisa terdapat Gumpalan lemak menyerupai kulit ayam pada dasar kemasan teh tersebut.

Ada beberapa faktor mengapa pada kemasan yang tertutup rapat bisa ada gumpalan? pertama-tama kita sebagai konsumen harus cek terlebih dahulu apakah teh tersebut masih layak minum atau tidak? Karena jika teh tersebut sudah expired (kadaluarsa) lebih baik jangan di minum.

Kedua, jika produk tersebut masih belum kadaluarsa tetapi tetap anda temukan Gumpalan Lemak seperti pada gambar, hal tersebut dikarenakan pada proses distribusi ke lapangan produk tersebut tidak dijaga dengan baik alias main banting sehingga terdapat lubang-lubang kecil yang membuat udara dapat masuk sehingga teh lebih cepat kadaluarsa sebelum waktunya.

Penyebab Ketiga adalah teh tersebut luput dari pantauan pemeriksa, karena dalam prosesnya jika teh yang tidak layak di produksi atau karena terkontaminasi bahan kimia juga akan meyebabkan pembusukan lebih cepat. Di pabrik biasanya teh tersebut langsung di buang atau dipisahkan agar tidak menimbulkan dampak seperti di atas.

Semoga artikel ini bermanfaat sahabat tolong share yang selalu kami hormati, dan anda dapat teliti membeli minuman atau makanan dengan bahan kimia seperti diatas.

Like dan share ke sanak keluarga,sahabat,rekan anda. Terima kasih.